Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Jumat, 18 Mei 2012 19:40

Berita Lainnya

Film 'Lewat Djam Malam' Karya Usmar Ismail Diputar di Cannes Classic, Festival Film Cannes 2012
Jumat, 18 Mei 2012 - 11:27

Seruu.com -  "Lewat Djam Malam" karya bapak sinema Indonesia, Usmar Ismail, membuka program film klasik Festival Film Cannes 2012 di Cannes, Prancis, Kamis sore, 17 Mei 2012. Ini merupakan pemutaran perdana untuk film buatan 1954 itu dalam versi restorasi digital. Selengkapnya

Apakah Film Soegija Juga Jadi Sasaran Protes FPI?
Kamis, 17 Mei 2012 - 10:20

Seruu.com - Media hiburan seperti konser, film, musik, dan pertunjukan lainnya memang tak jarang dikritisi oleh masyarakat dengan menggunakan pisau bedah bernama 'agama'. Hal tersebut wajar bila media hiburan yang dimaksud dengan sengaja mengangkat tema agama sebagai isi karyanya. Maka tak jarang hal ini sering menuai protes keras dari pihak-pihak yang terlalu 'agamais'. Selengkapnya

Musik Dangdut Siap Goyang Amerika Serikat

Rabu, 22 Februari 2012 - 22:55
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal.

Seruu.com - Tak hanya batik yang diperkenalkan di Amerika Serikat, tapi dalam waktu dekat aliran musik dangdut juga akan masuk kesana dan diperkenalkan kepada masyarakat AS, ujar Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal.

"KBRI bekerja sama dengan stasiun televisi membuat 'reality show' temanya 'dangdut does to America' atau dangdut masuk ke AS," ujar Dino usai pembukaan pameran American Batik Exhibition di Jakarta, Selasa malam.

Dubes Dino menjelaskan pihaknya akan mendatangkan lima orang penyanyi dangdut asal Indonesia ke Amerika Serikat. Usai disambut olehnya di Washington kemudian penyanyi dangdut itu dilepas ke sejumlah tempat yang dianggap "aneh".

"Mereka dilepas seperti ikan keluar dari air. Mereka akan nyanyi di tempat para koboi di Texas, kemudian Gettho di Chicago bahkan Wall Street di New York. Mereka akan manggung di tempat-tempat yang tidak akrab dengan musik dangdut," tambah Dino.

Menurut Dino, hal ini dilakukan agar musik dangdut dikenal di AS dan membuat masyarakat setempat semakin mengenal budaya Indonesia. Dipilihnya musik dangdut sendiri, kata Dino, karena identik dengan musik Indonesia dan dikenal semua lapisan masyarakat.

"Kami mencari musik yang membuat orang joget. Kalau keroncong tidak akan membuat orang joget, kalau dangdut itu seperti samba langsung membuat orang goyang," tambah dia. [ndis]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8