Berita Lainnya
Ikan Patin Kampar, Terhambat Modal
Seruu.com-Area Hall D Trade Expo Indonesia 2010, merupakan area pesona aneka olahan kuliner berbahan dasar ikan laut dan udang. Begitu pengunjung memasuki area ini, disebelah kiri pintu masuk langsung disambut oleh boothstand nomor D26 yang menampilkan aneka produk olahan hasil laut dari UKM Binaan Disperindag Riau.Ada yang cukup mengejutkan dan sempat membuat pengunjung beberapa negara terkesima dengan produk kerupuk Ikan Patin Kampar olahan sentra produksi kerupuk ikan milik Baharudin H.S. Selain rasanya yang gurih dan dapat diterima lidah semua kalangan, ternyata kerupuk ikan ini tanpa campuran bahan kimia apapun. Itu sebabnya dalam kunjungan misi dagang Jepang ke boothstand Disperindag Riau, Kerupuk Ikan Patin akan diboyong dalam sebuah pameran pangan di Tokyo bulan depan. Selengkapnya
Lezatnya Cendol JW Marriott Medan
Tak sulit mencari cendol yang rasanya nikmat di Medan. Salah satunya, cendol rasa durian di Dr. Mansyur Medan. Namun, kalau Anda ingin mencari cendol yang berbeda, coba nikmati cendol JW Marriott Medan. Yang berbeda dengan cendol JW Marriott, rasa manisnya yang tak menggunakan pemanis buatan. Tapi, manisan yang dibuat dari gula merah asli. Uniknya lagi, Anda bisa meracik sendiri cendol itu untuk dinikmati sendiri. Bedakan cita rasanya dengan cendol lain yang ada di Medan. Santannya yang putih bersih, gula merahnya yang kental dan wangi memberi euforia tersendiri.[fjsr] Selengkapnya
Musik Dangdut Siap Goyang Amerika Serikat
Seruu.com - Tak hanya batik yang diperkenalkan di Amerika Serikat, tapi dalam waktu dekat aliran musik dangdut juga akan masuk kesana dan diperkenalkan kepada masyarakat AS, ujar Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal.
"KBRI bekerja sama dengan stasiun televisi membuat 'reality show' temanya 'dangdut does to America' atau dangdut masuk ke AS," ujar Dino usai pembukaan pameran American Batik Exhibition di Jakarta, Selasa malam.
Dubes Dino menjelaskan pihaknya akan mendatangkan lima orang penyanyi dangdut asal Indonesia ke Amerika Serikat. Usai disambut olehnya di Washington kemudian penyanyi dangdut itu dilepas ke sejumlah tempat yang dianggap "aneh".
"Mereka dilepas seperti ikan keluar dari air. Mereka akan nyanyi di tempat para koboi di Texas, kemudian Gettho di Chicago bahkan Wall Street di New York. Mereka akan manggung di tempat-tempat yang tidak akrab dengan musik dangdut," tambah Dino.
Menurut Dino, hal ini dilakukan agar musik dangdut dikenal di AS dan membuat masyarakat setempat semakin mengenal budaya Indonesia. Dipilihnya musik dangdut sendiri, kata Dino, karena identik dengan musik Indonesia dan dikenal semua lapisan masyarakat.
"Kami mencari musik yang membuat orang joget. Kalau keroncong tidak akan membuat orang joget, kalau dangdut itu seperti samba langsung membuat orang goyang," tambah dia. [ndis]
- 18/05/2012 19:37Hindari Pembajakan, D'Masiv Jual Langsung Album ke Penggemar
- 18/05/2012 18:32Konser Gagal, Promotor Siap Refund Tiket Para Monster Kecil
- 18/05/2012 18:15Soal Lady Gaga, Kenapa Satgas Pornografinya SBY Diam Saja?
- 18/05/2012 16:43Chika Jessica Mengaku Tak Pernah Bosan Dengan Ade 'Govinda'
- 18/05/2012 16:32Chika Jessica Sedih Tak Bisa Rayakan Hari Jadinya Dengan Sang Kekasih di Konser ..
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






