Video : Demonstrasi Mengecam Film Anti-Islam di Bangladesh

Video source: www.seruu.com

Dhakka, Seruu.com - Bentrokan meletus di ibukota Bangladesh setelah sejumlah orang membanjiri jalan-jalan memprotes film buatan AS yang dituding anti-Islam dan melecehkan Nabi Muhammad SAW dibawah larangan terhadap segala bentuk demosntrasi yang diberlakukan oleh otoritas setempat.


Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan dan dibalas dengan pelemparan batu oleh demonstran. Puluhan orang luka.


Ratusan pengunjuk rasa mencoba menggelar reli anti-Amerika di ibukota Dhaka pada hari Sabtu (22/9/2012) pagi.


Polisi harus menggunakan gas air mata dan pentungan untuk menghadapi demonstran yang mulai kehilangan kontrol. Bentrok besarpun pecah pasukan keamanan akhirnya menyerang menyerang kerumunan demonstran yang membalasnya dengan membakar kendaraan dan merusak mobil polisi.


Surat kabar lokal berbahasa Inggris Daily Star memberitakan sedikitnya 30  orang terluka dalam bentrokan, termasuk didalamnya aparat penegak hukum, dan sekitar 40 demonstran ditangkap.

Kekerasan awalnya dimulai di dalam gedung klub pers setelah para pemimpin dan aktivis dari partai-partai Islam yang berkumpul di sana mencoba untuk menahan para demonstran tulis Daily Star, Sabtu (22/9/2012).


Para demonstran yang marah berusaha untuk keluar dari klub pers dan menggelar longmarch, namun polisi melarang mereka karena saat itu sedang diberlakukan larangan demonstrasi selama 24-jam penuh, yang dikeluarkan oleh Polisi Metropolitan Dhaka (DMP) Jumat malam.


Pembatasan melarang semua protes di dekat masjid Baitul Mokarram yang berada di tengah kota untuk menghindari kerusuhan massal.


Beberapa demonstran menanggapi dengan melemparkan batu bata ke arah polisi dari dalam gedung.


Pada saat yang sama, orang lain keluar untuk berbenturan dengan aparat keamanan dan membuat blokade terhadap arus lalu lintas di jalan di dekatnya.


Polisi mengepung tiga gerbang dari gedung pers dan menahan para pemimpin dan aktivis yang mencoba meninggalkan tempat.


"Mereka menentang larangan kami dan mencoba untuk menggelar protes terhadap film anti-Islam. Pada satu tahap, mereka mulai melempari batu ke polisi, "mengutip jurubicara kepolisian Dhakka, Masudur Rahman mengatakan kepada AFP.


Aliansi yang menggelar aksi protes telah menyerukan pemogokan nasional pada hari Minggu untuk melanjutkan demonstrasi massa terhadap film Innocence of Moslems dan kartun Perancis yang mengejek Nabi Muhammad, yang keduanya telah memicu kemarahan massa di seluruh negara Muslim.


Kekerasan terbaru ini terjadi sehari setelah sekitar 1.000 orang Bangladesh menguasai jalan-jalan ibukota.


Demonstran membakar sebuah "peti mati Barack Obama" ditutupi oleh bendera AS bersama dengan patung presiden Amerika. Aktivis dari berbagai partai politik Islam juga menggantung tiruan patung Sam Bacile, pembuat film anti-Islam, AP melaporkan.


Para pengunjuk rasa juga membakar bendera Perancis dalam menanggapi kartun Nabi di sebuah majalah Perancis. [afp/ap/daily star/musashi]
 

Tags:

Rating artikel: star bwstar bwstar bwstar bwstar bw (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar