Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 04:18

Berita Lainnya

Tahun Ini Gaji PNS Naik 10 Persen, Honorer Tidak
Senin, 21 Mei 2012 - 21:47

Jakarta, Seruu.com - Pemerintah pusat menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri rata-rata 10 persen pada tahun ini. "Meski demikian, hal itu tidak berdampak pada gaji pegawai honorer di Jakarta," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Sukri Bey, di Balai Kota DKI, Senin (21/5/2012). Selengkapnya

Datangi Markas Hidayat-Didik, KPU Janjikan Perbaikan Data DPS
Senin, 21 Mei 2012 - 21:27

Jakarta, Seruu.com - -Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mendatangi markas pasangan calon Hidayat Nurwahid-Didik J.Rachbini, di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2012). Komisioner KPU menemui timses Hidayat-Didik untuk membicarakan soal pendataan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Selengkapnya

Jenguk Korban, Umar Kei Sesalkan Bentrokan RSPAD

Kamis, 23 Februari 2012 - 18:10 · Topik: tawuran-preman
ilustrasi

Tokoh pemuda Maluku, Umar Ohoitenan Kei, melayat jenazah korban kerusuhan di RSPAD Gatot Subroto yang disemayamkan di RSCM. Umar yang juga Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) itu menyayangkan penyerangan yang dia ibaratkan bak perang saudara tersebut.

Saat di Kamar Jenazah, Umar terlihat menengok jasad Stanley Wenno (versi lain menyebut Stendly) di dalam peti. Peti yang sedianya ditutup, dibuka kembali agar Umar bisa melihat jenazah Stanley. Stanley terlihat memegang beberapa bagian tubuh korban. Umar kemudian terlihat berbincang dengan keluarga Stanley.

"Saya sendiri belum tahu pokok permasalahannya apa, saya baru dikabari keluarga korban sejam yang lalu. Tapi sebabnya saya belum tahu," jelas Umar, Kamis (23/2/2012).

Umar mengatakan mengenal Stanley karena beberapa kali datang ke kantor. "Iya saya kenal, beberapa kali datang ke kantor saya. Kepribadiannya baik, komunikasinya baik," imbuh Umar.

Dia menyesalkan kerusuhan itu karena terjadi di antara orang-orang sesama Maluku. Namun dia sudah berkomunikasi dengan aparat agar bisa menyelesaikan masalah ini.  "Saya sangat menyesalkan. Karena ini antara kita orang Maluku sama-sama. Saya belum tahu tersangkanya siapa. Tapi antara saudara kami sendiri saya sangat sesalkan itu. Saya minta pada keluarga besar uintuk menahan diri, kita tunggu proses berjalan. Saya sudah berkomunikasi denan aparat saya minta aparat menjadi wasit," jelas Umar. [ndis]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8