Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Iklan Baris   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 04:28

Berita Lainnya

45 Jenazah Korban Sukhoi Akan Diserahterimakan Hari Rabu di Halim
Senin, 21 Mei 2012 - 06:22

Jakarta, Seruu.com - Mabes Polri menyatakan seluruh korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 baru dapat diserahkan kepada pihak keluarga pada hari Rabu 23 Mei mendatang. Sebab saat ini tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih membutuhkan waktu untuk merekonstruksi jenazah korban yang memang sudah tak utuh lagi. Selengkapnya

Berikut Nama 45 Korban Sukhoi Yang Sudah Diidentifikasi DVI Mabes Polri
Senin, 21 Mei 2012 - 06:00

Jakarta, Seruu.com - Berikut nama-nama korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100 yang telah berhasil diidentifikasi Tim DVI, Minggu (20/5/2012) sore: Selengkapnya

 

Tersangka Korupsi di Kementrian Lingkungan Hidup Hingga Kini Belum Di Nonaktifkan

Jumat, 21 Oktober 2011 - 22:52 Seksi: Investigasi
Jakarta, Seruu.com - Tiga tersangka kasus dugaan korupsi biaya perjalanan dinas tahun anggaran 2007-2009 Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berstatus pegawai negeri aktif. Sekretaris KLH, Hermin Roosita, mengatakan pihaknya menunggu surat penetapan tersangka dari kejaksaan agung untuk dapat segera melakukan penonaktifan. Baca selanjutnya

Harta Calon Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Hanya 1,24 Miliar

Selasa, 18 Oktober 2011 - 17:46
Seruu.com - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Azwar Abubakar memang telah dipanggil Presiden SBY untuk didaulat menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan E.E. Mangindaan. Harta Azwar Abubakar, pria yang pernah menjabat sebagai Plt Gubernur Aceh itu hanya memiliki kekayaan senilai Rp1,24 miliar. Selanjutnya

Jumlah Kekayaan Calon Menteri Perdagangan Capai Ratusan Miliar

Selasa, 18 Oktober 2011 - 13:35
Jakarta, Seruu.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan disebut-sebut akan menduduki posisi Menteri Perdagangan, menggantikan Mari Elka Pangestu. Di antara lima calon menteri baru yang ditunjuk Presiden SBY, Gita memiliki kekayaan paling besar: Rp397,65 miliar. Selanjutnya

Imigrasi Gunakan Dokumen Palsu Untuk Cekal Jurkam Greenpeace

Senin, 17 Oktober 2011 - 08:59
Seruu.com - Pemerintah Indonesia dalam hal ini imigrasi, akhirnya gagal mencekal Andy Tait, juru kampanye hutan Greenpeace, setelah dokumen cekal yang sedianya akan mereka gunakan untuk mencekal Andy abal-abal. Selanjutnya

Satu Lagi Mobil Berprestasi Karya Anak Bangsa Ditahan Bea Cukai

Sabtu, 15 Oktober 2011 - 20:50
Surabaya, Seruu.com - Aparat Bea dan Cukai pelabuhan Tanjung Priok tampaknya semakin arogan, setelah sebuah mobil Semar karya mahasiswa yang memenangkan penghargaan di luar negeri ditahan, kini satu lagi mobil kreasi mahasiswa ITS bernama 'Sapu Angin' juga dikabarkan mendekam di gudang bea cukai pelabuhan.Mobil "Sapu Angin 4" milik mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ITS yang menjadi juara mobil hemat se-Asia dalam "Shell Eco Marathon (SEM) 2011" di Malaysia kembali ditahan pihak Bea dan Cukai Tanjung Priok. Selanjutnya

Tangkap Petugas Bea Cukai Yang Menahan Mobil Kreasi Mahasiswa yang Sudah Mengharumkan Nama Bangsa

Kamis, 13 Oktober 2011 - 22:10
Yogyakarta,Seruu.com -  Mobil SEMAR, mobil konsep dan buatan mahasiswa UGM menjadi bulan-bulanan bea cukai Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta selama 2,5 bulan terakhir ini. Pada hal, mobil tersebut telah mengharumkan nama bangsa. Selanjutnya

Diduga Lakukan Praktik Mafia Pemilu, KPU Tambraw Dilaporkan ke KPK

Kamis, 13 Oktober 2011 - 16:13
Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tambraw di Papua, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain KPU Tambraw, pasangan Gabriel Asem-Johanis Yembra yang menjadi pasangan calon kepala daerah terpilih pada Pemilukada Tambraw juga dilaporkan ke KPK. Selanjutnya

Audit BPK Isyaratkan Ada Aroma Korupsi Dalam Program Bansos

Selasa, 27 September 2011 - 21:26
Jakarta, Seruu.com - Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional Musliar Kasim mengaku hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan menemukan banyak program bermasalah di Kementeriannya. Selanjutnya