Berita Lainnya
45 Jenazah Korban Sukhoi Akan Diserahterimakan Hari Rabu di Halim
Senin, 21 Mei 2012 - 06:22
Jakarta, Seruu.com - Mabes Polri menyatakan seluruh korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 baru dapat diserahkan kepada pihak keluarga pada hari Rabu 23 Mei mendatang. Sebab saat ini tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih membutuhkan waktu untuk merekonstruksi jenazah korban yang memang sudah tak utuh lagi. Selengkapnya
MK Pastikan Posisi Polri Tetap Dibawah Presiden
Sabtu, 5 Mei 2012 - 12:53 Seksi: Investigasi
Jakarta, Seruu.com - Mahkamah Kontitusi (MK) menolak permohoan uji materi norma-norma dalam Pasal 8 aya (1) dan ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian. Gugatan ini sebelumnya diajukan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), yaitu Boyamin dan Supriyadi.
Baca selanjutnya
Mimpi Ketua KPK Kita : Suatu Saat Korupsi Akan Dimuseumkan!
Kamis, 26 April 2012 - 12:30
Jakarta, Seruu.com - "Suatu saat korupsi akan dimuseumkan, dan anak cucu kita akan bertanya apa itu korupsi."Itulah kalimat yang diucapkan Abraham Samad saat diskusi film 'Kita vs Korupsi' di pusat kebudayaan Amerika Serikat, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Selanjutnya
Bebaskan Pimpinan KPK, Komite Etik Telah Kangkangi Undang-Undang
Jumat, 7 Oktober 2011 - 12:54
Jakarta, Seruu.com - Indonesian Police Watch (IPW) menilai Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlalu berlebihan dan sudah melampaui wewenangnya. Hal itu, terkait keputusan akhirnya yang menyatakan pimpinan KPK bersih dari tindak pidana dan pelanggaran kode etik terkait pertemuan dengan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin.
Selanjutnya
Bambang : Tim Siap Beberkan Hasil Investigasi Dugaan Suap MK
Rabu, 8 Desember 2010 - 09:29
Jakarta, Seruu.com - Tim investigasi dugaan suap di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipimpin oleh Refly Harun akan segera menyampaikan hasil investigasi kepada Ketua MK Mahfud MD di kantor lembaga tersebut di Jakarta, Rabu (8/12).
Selanjutnya
Karena Dugaan Suap MK, Mahfud Bikin Puisi
Kamis, 18 November 2010 - 18:47
Jakarta, Seruu.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD meminta kepada semua pihak untuk tidak mengusik kerja tim investigasi dugaan suap di MK yang diketuai oleh Refly Harun."Menurut saya menjadi tidak pantas kalau sekarang ini ada orang mulai bersuara. Kalau tim ini tidak menemukan bukti dan indikasi maka yang mengaku punya fakta supaya dibiarkan tanpa dimintai pertanggungjawaban," kata Mahfud saat ditemui wartawan, Jakarta, Kamis (18/11/2010).
Selanjutnya