Berita Lainnya
Biarkan Teror di Gereja Filadelfia, KontraS Tuntut Bubarkan Kepolisian!
Jakarta, Seruu.com - Kepolisian Republik Indonesian (Polri) kembali menunjukan ketidakcakapan dalam menjaga dan menegakan hukum di Indonesia. Khususnya terkait dengan perlindungan warga negara dalam beribadah yang sudah dilindungi oleh konstitusi. Selengkapnya
JATAM : Renegoisasi Kontrak Karya Hanya Janji Manis Pemerintah
Jakarta, Seruu.com - Sikap pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono yang melakukan tarik ulur renegoisasi Kontrak Karya Pertambangan sebagai penerapan UU Minerba tahun 2009 terus menuai kritik. Renegoisasi kontrak karya minyak, gas (Migas) dan pertambangan dinilai hanya sekadar menjadi janji manis dari pemerintah. Selengkapnya
FITRA : Sumber Dana Pembelian Pesawat Presiden Dari Hutang!
Jakarta, Seruu.com - Fitra (Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) mencatat pembelian pesawat Kepresidenan seharga kurang lebih Rp 900 miliar menggunakan uang dari hutang negara. Hal tersebut tercatat dari laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan pemerintah pusat tahun 2010.
Berdasarkan data yang diperoleh Fitra, pembayaran tahap I (tahun 2010 sebesar Rp107 M). Pembayaran tahap II (tahun 2011) sebesar Rp92 miliar. Pembayaran tahap II tersebut diperoleh dari dana hutang seperti yang tertuang dalam hasil audit BPK 2010 terkait keuangan pemerintah pusat bagian Lancar Utang Jangka Panjang.
"Bagian Lancar Utang Luar Negeri sebesar Rp 47 T salah satunya terdiri dari Belanja lain-lain sebesar Rp 92 M yang terdapat pada Setneg untuk pengadaan green aircraft pesawat kepresidenan yang direncanakan akan dibayar pada tahun 2011," kata peneliti Fitra Uchok Sky Kadafi di Jakarta, Minggu, (19/2).
Sedangkan pembayaran tahap III (tahun 2012) sebesar Rp 335 M. Dari laporan BPK tersebut khususnya pada bagian Utang Jangka Panjang Luar Negeri Lainnya, tercatat Utang Jangka Panjang untuk pengadaan green aircraft pesawat kepresiden sebesar Rp339.296.000.000 yang direncanakan akan dibayar pada tahun 2012.
Atas hasil atau laporan BPK tersebut, Fitra jelas menduga bahwa pembelian pesawat kepresidenan jenis Boeing 737-800 business jet 2 menggunakan anggaran dari hutang jangka panjang luar negeri. [ms]
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






