Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 05:17

Berita Lainnya

Kawanan Pemalsu SIM Dibekuk Aparat Polres Banggai
Senin, 21 Mei 2012 - 22:37

Palu, Seruu.Com - Polres Banggai, Sulawesi Tengah, menangkap empat pemalsu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan mengamankan 20 SIM palsu dan seperangkat komputer. Selengkapnya

Pelajar SMK Ditemukan Tewas di Jalan Freeport Timika
Senin, 21 Mei 2012 - 21:31

Timika, Seruu.Com - Warga Jalan Freeport Lama Gorong-gorong, Timika, Senin (21/5/2012) sekitar pukul 07.00 WIT geger. Ini setelah mereka menemukan sesosok mayat laki-laki berusia belasan tahun tergeletak di jalan dekat permukiman mereka. Selengkapnya

Hizbut Tahrir Indonesia DIY Tolak Pembatasan Subsidi BBM

Jumat, 20 Januari 2012 - 20:52 · Topik: pembatasan-subsidi-bbm
Aksi HTI DIY

Yogyakarta, Seruu.com -  Ketidaksiapan dan keraguan pemerintah melakukan pembatasan BBM bersubsidi ibarat senjata makan tuan. Pada Jumat (20/1/2012) massa yang tergabung dalam  Hizbul Tahrir Indonesia (HTI) DIY menggelar aksi di plataran DPRD setempat. Mereka dengan suara lantang menolak rencana pemerintah tersebut. Karena dianggap merugikan rakyat.

"Pembatasan BBM hanya akan menguntungkan perusahaan minyak asing. Lantaran rakyat dipaksa harus menggunakan pertamak," tegas Ketua DPD HTI DIY, M. Supriyadi dalam orasinya.

Supriyadi berargumen, dengan biaya produksi yang lebih efisien dan kualitas yang mungkin lebih baik, produk SPBU asing akan lebih kompetitif dibanding SPBU Pertamina. Kegiatan bisnis pertamina di sektor hilir menjadi tidak kompetitif sehingga SPBU yang terafiliasi dengannya malah berpindah ke perusahaan asing.

Menurut dia, pembatasan BBM dan kebijakan apapun yang bermaksud untuk memberikan peran lebih besar pada pihak asing dalam pengelolaan sumber daya alam, merupakan kebijakan yang bertentangan dengan syariat Islam.

Dengan pemahaman itu, HTI dengan tegas menolak rencana pembatasan BBM bersubsidi. Karena kebijakan tersebut merupakan langkah liberalisasi pengelolaan migas di Indonesia. Liberalisasi memungkinkan penguasaan pengelolaan migas yang lebih besar kepada pihak asing dan pengurangan peran negara.(bw)

Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8