Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 05:21

Berita Lainnya

Kawanan Pemalsu SIM Dibekuk Aparat Polres Banggai
Senin, 21 Mei 2012 - 22:37

Palu, Seruu.Com - Polres Banggai, Sulawesi Tengah, menangkap empat pemalsu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan mengamankan 20 SIM palsu dan seperangkat komputer. Selengkapnya

Pelajar SMK Ditemukan Tewas di Jalan Freeport Timika
Senin, 21 Mei 2012 - 21:31

Timika, Seruu.Com - Warga Jalan Freeport Lama Gorong-gorong, Timika, Senin (21/5/2012) sekitar pukul 07.00 WIT geger. Ini setelah mereka menemukan sesosok mayat laki-laki berusia belasan tahun tergeletak di jalan dekat permukiman mereka. Selengkapnya

Walhi Duga Banjir Bandang di Pasaman Akibat pembalakan Liar

Kamis, 23 Februari 2012 - 19:50 · Topik: banjir-bandang-pasaman

Padang, Seruu.Com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, beserta Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) menetapkan tanggap darurat selama seminggu. Tanggap darurat ini terkait banjar bandang yang terjadi di daerah itu tadi malam.

Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Banjir bandang yang melanda Kecamatan Simpang Alahan Mati dan Tigo Nagari di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) terjadi akibat kerusakan daerah hulu di kawasan tersebut akibat aksi pembalakan liar.

Direktur Walhi Sumbar Khalid Saifullah mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan banyak ditemukan kayu gelondongan dan tunggul kayu bekas tebangan. "Kami menduga kuat itu akibat aktivitas pembalakan liar," katanya, Kamis (23/2).

Khalid mendesak pemerintah daerah untuk serius dan meningkatkan perhatian terhadap hampir seluruh kawasan di Sumatra Barat yang rawan dengan longsor dan banjir bandang. "Persoalan ini harus diusut dan ditindaklanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Sumbar Ade Edward dalam siaran persnya menyatakan, bencana yang pada Rabu (22/2) sore itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi. "Debit air besar dihalangi oleh sisa material penebangan kayu peladangan dan kebun di daerah perbukitan."

Sisa material itu semula membuat tidak lancarnya aliran sungai Batang Air Malampah dan Batang Buluh yang mengalir di antara kedua kecamatan yang terkena bencana. Karena air semakin besar, akhirnya material tersebut hanyut menjadi banjir bandang. "Nagari Simpang di Kecamatan Simpang Alahan Mati adalah daerah terparah terkena banjir bandang," tuturnya. [ksr]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 3 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

avatar
romi zuswandi
Kamis, 23 Februari 2012 - 21:17
ke seimbangan alam yg telah tidak ada lagi....
avatar
romi zuswandi
Kamis, 23 Februari 2012 - 21:20
Keseimbangan alam yg tlah hilang........
avatar
Naldi Mizwar
Senin, 27 Februari 2012 - 16:09
pembukaan lahan mungkin salah satu sebab, tp coba diselidiki tentang keberadaan sekitar 4-5 sawmill pengolah kayu yg beroperasi di kenagarian simpang, dimana mereka mengambil kayu? apakah keberadaan sawmill itu legal atau gimana? klu legal siapa yang kasih izin? dengan alasan apa? dari dl kenagarian simpang aman2 saja, tp setelah 15 tahun terakhir ini banyak pembalakan dan terakhir ini sawmill pengolah kayu msh beroperasi.... dibutuhkan niat baik dr semua pihak, tdk hanya melakukan pembenaran di media, bhw yang salah itu rakyat, pemerintah mungkin dak boleh salah.... wallahualam
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8