Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 20:49

Berita Lainnya

Besok, Inter Tiba di Jakarta dan Gelar Jumpa Pers
Selasa, 22 Mei 2012 - 20:14

Seruu.com - Klub raksasa Italia  dan salah satu klub terbesar dalam sejarah sepakbola  dunia, Inter Milan  dipastikan akan melakukan Summer Tour 2012 ke Jakarta. Klub berjuluk La Baneamata itu dijadwalkan akan tiba di tanah air pada  Rabu (23/5/2012) pagi. Selengkapnya

Persiba Tahan Persidafon
Jumat, 18 Mei 2012 - 22:32

Seruu.com - Persiba Balikpapan menahan imbang 2-2 tuan rumah Persidafon Dafonsoro di Stadion Barnabas Youw, Sentani, Jayapura, Jumat (18/5/2012), dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL).  Selengkapnya

Benny Dolo : Markus Bukan Biang Keladi Keoknya Indonesia

Rabu, 7 September 2011 - 11:04 · Topik: timnas indonesia
Markus Horison (Getty)
"Markus tidak bisa dipersalahkan, sebab kedua gol itu memang gol-gol sulit. Gol pertama bola lebih dulu mengenai tiang gawang, sedangkan gol kedua dia harus berhadapan satu lawan satu," - Benny Dolo

Jakarta, Seruu.com - Mantan pelatih tim nasional Benny Dolo berpendapat penjaga gawang Markus Horison tidak bisa dipersalahkan dengan bersarangnya dua gol dalam kekalahan tim Indonesia 0-2 dari Bahrain pada pertandingan Pra Piala Dunia 2014, Selasa (6/9/2011) malam.

Dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta yang disaksikan 70.000 penonton itu, gawang Markus bobol dua kali oleh Sayed Dhiya Saeed pada menit ke '45 dan Ismaeel Abdullatif Ismaeel pada menit ke '72.

"Markus tidak bisa dipersalahkan, sebab kedua gol itu memang gol-gol sulit. Gol pertama bola lebih dulu mengenai tiang gawang, sedangkan gol kedua dia harus berhadapan satu lawan satu," ujar Benny Dolo ketika dimintai pendapatnya seusai pertandingan.

Benny Dolo juga menyoroti skema permainan tim dan penempatan pemain yang dianggapnya tidak pas, seperti Boaz Salossa yang ditempatkan sebagai pemain sayap kanan.

Menurut dia, peranan Boaz sebagai pemain sayap adalah kurang efektif dan ada kesan dipaksakan.

"Kenapa dia harus dipaksakan sebagai pemain sayap. Seharusnya dia tetap di tengah. Dia sudah membuktikan hal itu ketika di tim Piala AFF di mana dia bermain sangat tajam dan efektif," ujarnya.

Benny juga menyoroti lemahnya komposisi tim yang dinilainya kurang jelas, dan hal itu sudah terlihat sejak ujicoba melawan Palestina di Solo beberapa waktu lalu.

Menurut dia, sebaiknya pelatih Timnas membuka file-file lama ketika tim ini diasuh oleh pelatih Alfred Riedl.

"Waktu di Piala AFF tim kita memiliki bentuk yang jelas, seharusnya komposisi dari tim Piala AFF itu yang dimatangkan, mengingat ada beberapa pemain seperti Firman Utina agak menurun akibat dilanda cedera. Memang ada tanda tanya besar, apa yang terjadi dengan timnas sekarang ini," ujarnya.

Benny menambahkan tim Bahrain telah mempelajari permainan tim Indonesia saat melawan Iran, dan pola permaina Bahrain menghadapi tim Merah Putih ternyata sama seperti ketika Iran bermain.

"Sebenarnya Bahrain tidak terlalu istimewa, tapi mereka bermain efektif. Saya lihat cara mereka bermain banyak meniru Iran dengan lebih banyak tidak memberikan kesempatan kepada pemain Indonesia terlalu lama menguasai bola," ujarnya.

Ke depannya, Benny berharap Timnas dapat dievaluasi secara menyeluruh dengan mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak. [ant]
 

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 1 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

avatar
muchlis aliwafha
Rabu, 7 September 2011 - 12:39
ya saya setuju dengan argument \"BENDOL\" memang sangt mnurun pemain itmnas kita tidak ada yang istimewa daripermainan timnas kita ,,, sangt jauh dibnadingkan pada piala AFF kmern... harpan kami sebagai warga indoneisa semoga pelatih timnas yang sekarang bsa mengevaluasi,,, mulaidari mempertahankan komposisi dair pelatih ALFERD dan mengkolaborasikan antara komposisinya pelaith yang sekarang....
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8