Berita Lainnya
3 Pendaki Tewas dan 2 Dinyatakan Hilang Saat Turun Dari Puncak Everest
Seruu.com - Sebanyak tiga pendaki tewas dan dua dinyatakan hilang saat kembali dari puncak Gunung Everest. Ketiga pendaki adalah Song Won Bin dari Korea Selatan, Eberhard Schaaf (61) dari Jerman dan perempuan asal Kanada, Shriya Shah (32). Selengkapnya
KA Penumpang Tabrak Kereta Barang di India, 14 Tewas dan 30 Orang Terluka
Seruu.com - Sedikitnya 14 orang tewas dan sekitar 30 luka-luka Selasa ketika sebuah kereta api penumpang bertabrakan dengan kereta barang yang sedang parkir di India selatan, kata seorang pejabat kereta api setempat kepada AFP. Selengkapnya
Tak Sesuai Norma, Malaysia Larang Buku Pendidikan Seks 'Where Did I Come From'
Malaysia, Seruu.Com - Pemerintah Malaysia hari ini, Rabu (22/2), mengharamkan sebuah buku pendidikan seks karya penulis Inggris, Peter Mayle.
Keputusan mengharamkan ini diambil oleh Kementrian Dalam Negeri Malaysia sehari setelah dikeluarkannya perintah untuk menarik buku tersebut dari peredaran.
Dengan keputusan terbaru ini maka toko buku yang masih menjual buku tersebut akan dikenakan sanksi hukum.
"Kemarin mengeluarkan arahan supaya penjualan ditarik balik, hari ini kita membuat keputusan mengharamkan. Siapa yang menjualnya akan diambil tindakan lah," kata Abdul Aziz, Ketua Penerbitan Teks dan Quran, Kementrian Dalam Negeri Malaysia.
Namun Abdul Aziz menambahkan bahwa tidak akan diambil langkah hukum kepada penulisnya.
Buku berjudul Where Did I Come From atau Dari mana asal saya menceritakan tentang hubungan seks dengan ilustrasi beberapa gambar kartun.
Menurut Abdul Aziz yang diceritakan dan digambarkan dalam buku tersebut tidak sesuai dengan moral di Malaysia.
"Dia mempunyai unsur-unsur yang bertentangan dengan moral kita di sini. Apa yang diceritakan dan digambarkan di situ tidak sesuai dengan keadaan di sini."
Salah satu alasan adalah karena buku tersebut berisi gambar kartun jenis kelamin pria maupun wanita.
"Walaupun gambarnya agak kartun, tapi dengan jelas menggambarkan kemaluan lelaki dan kemaluan perempuan. Wanita berbugil, laki berbugil dengan jelas."
"Kalau kita tengok dia menggambarkan bagaimana hubungan lelaki dan wanita, bagaimana kemaluan lelaki dimasukkan ke kemaluan perempuan, dan sebagainya," tambah Abdul Aziz.
Larangan atas bahan penerbitan bukan hal yang baru di Malaysia walau Abdul Aziz mengatakan baru pertamakalinya buku tentang pendidikan seks diharamkan.
Bulan November 2001, Kementrian Dalam Negeri Malaysia melarang buku panduan seks yang diterbitkan oleh Klub Taat Suami karena dianggap bisa membingungkan.
Buku panduan tersebut antara lain berisi seruan agar suami yang memiliki istri lebih dari satu melakukan hubungan intim dengan istri-istrinya pada hari yang sama. [bbc]
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






