Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 22:25

Berita Lainnya

UNHAN Prioritaskan Penelitian Di Perbatasan Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Selasa, 22 Mei 2012 - 12:52

Jakarta.seruu.com - Mahasiswa pascasarjana diharapkan langsung melakukan penelitian ke masyarakat di perbatasan. harapannya hasil temuan mereka di lapangan bisa bermanfaat dalam konteks akademik maupun sebagai masukan ke pemegang kebijakan. Selengkapnya

UNY Siap Dirikan Sekolah Laboraturium dan Binaan
Senin, 21 Mei 2012 - 15:54

Yogyakarta, Seruu.com - Universitas Negeri Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi keguruan yang telah dipercaya menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru akan mendirikan sekolah laboratorium dan sekolah binaan. Selengkapnya

Dua Aktivis LBH Gelar Aksi di Undip Tolak Pemberian Gelar Honoris Causa

Sabtu, 11 Februari 2012 - 22:32

Semarang, Seruu.com -Erwin Dwi Kristianto dan Zaenal Arifin, dua aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum Semarang, diminta untuk menghentikan aksi mereka di lingkungan kampus Universitas Diponegoro Semarang.

Mereka berdua melakukan aksi di depan Gedung Serba Guna Prof Soedarti di lingkungan kampus Undip itu untuk menolak pemberian gelar kehormatan doktor "honoris causa" kepada mantan Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Said Ali oleh Universitas Diponegoro Semarang.

Aksi mereka tergolong unik, karena memang dilakukan hanya berdua saja dengan membawa payung hitam bertuliskan "Melawan Lupa" di bagian atasnya. Berdiri bak patung keduanya melakukan aksinya di depan pintu masuk utama gedung serba guna itu.

Aksipun hanya bertahan sekitar 5 menit, sebelum akhirnya keduan aktivis itu diusir oleh petugas kepolisian dari Polsek Tembalang. Dalam aksinya itu, kaos berwarna merah dengan tulisan "Munir" jelas terpampang.

Beberapa tamu undangan yang melintas sempat meneriaki mereka, yang sedang melakukan aksi. "Ngapain demo, dasar kampungan," hardik seorang pria dari dalam mobil yang masuk ke areal gedung Prof Soedarto itu.

Disampaikan oleh Erwin Dwi Kristanto, ada dugaan As'Ad Said Ali terlibat dalam rangkaian pembunuhan Munir, yang terjadi sekitar 6 tahun lalu. Ini juga diketahui berdasarkan fakta persidangan yang digelar.

"Ada sebuah surat yang ditandatangani oleh As'ad terkait penugasan Pollycarpus selaku eksekutor pembunuhan Munir. Direktur Utama PT Garuda Indonesia Indra Setiawan mengaku bahwa penugasan Pollycarpus dilakukannya atas dasar surat bertandatangan As'ad, maka dari itu kami saat ini melakukan aksi melawan lupa atas hak asasi manusia yang dilanggar," kata Erwin yang juga menjabat sebagai Kepala Program LBH Semarang, Sabtu (11/2/2012).

"Bila pelanggaran HAM sudah mulai disepelekan maka akan sangat berbahaya bagi negara ini," tambah Erwin.

Sementara itu Zaenal Arifin, aktivis sukarelawan LBH Semarang, menyampaikan rasa kecewanya terhadap Undip. Seharusnya Undip melakukan pengamatan menyeluruh kepada seseorang sebelum dianugrahi gelar doktor "honoris causa".

"Kecewa dan harus berbuat sesuatu. Saya bersama teman teman akan melayangkan surat kepada Menteri Pendidikan Nasional terkait hal ini. Undip sebagai sebuah lembaga pendidikan terpandang, seharusnya lebih teliti lagi dalam hal pemberian gelar," tandas Zaenal. [ms]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8