Berita Lainnya
UNHAN Prioritaskan Penelitian Di Perbatasan Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Jakarta.seruu.com - Mahasiswa pascasarjana diharapkan langsung melakukan penelitian ke masyarakat di perbatasan. harapannya hasil temuan mereka di lapangan bisa bermanfaat dalam konteks akademik maupun sebagai masukan ke pemegang kebijakan. Selengkapnya
UNY Siap Dirikan Sekolah Laboraturium dan Binaan
Yogyakarta, Seruu.com - Universitas Negeri Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi keguruan yang telah dipercaya menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru akan mendirikan sekolah laboratorium dan sekolah binaan. Selengkapnya
Jika Kelayakan Kendaraan Tidak diperhatikan, Dishub Paksa Ijin Trayek di Cabut
Sangatta, Seruu.Com - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, H Johansyah Ibrahim mengancam akan membekukan trayek antarkota jika pengusaha atau pemilik angkutan tidak memperhatikan kondisi kelayakan kendaraannya.
"Kami tidak akan segan-segan mengeluarkan rekomendasi pembekuan izin trayek ke Provinsi Kalimantan Timur jika mereka tidak mengindahkan peringatan tersebut," katanya di Sangatta, Selasa (21/2).
Ia mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat ke sejumlah pemilik jasa angkutan agar mereka segera meremajakan armada angkutannya. Jika tidak mengindahkan imbauan ini, dinas akan mengeluarkan rekomendasi pembekuan izin trayek.
"Peremajaan armada angkutan sangat penting dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang," katanya.
Menurut dia, pihaknya selama ini kerap menerima keluhan dari masyarakat terkait masalah kelayakan kendaraan angkutan antarkota tersebut, karena beberapa di antaranya banyak yang mogok saat mengangkut penumpang.
"Banyak pengaduan dan keluhan penumpang saat mogok di jalan, dan ini fakta, karena kami sendiri beberapa kali melihat langsung bus-bus mogok di tengah jalan, padahal penumpang penuh," ujarnya.
Menurut dia, yang membahayakan saat mogok di tanjakan atau jalan menurun atau pada tikungan tiba-tiba mesinnya mogok.
Ia menambahkan, ini sangat membahayakan penumpang dan para sopir, mengingat jarak yang dilalui kendaraan bus tersebut cukup jauh dan memiliki medan berat, misalnya Samarinda-Sangata, Samarinda-Bengalon dan sebaliknya
"Karena itu kami tegaskan agar kondisi kelayakan kendaraan angkutan penumpang diperhatikan, bila perlu segera lakukan peremajaan atau memperbarui armadanya," katanya.
Ia berharap pemilik kendaraan jasa angkutan umum penumpang, khususnya pada jalur antarkota, untuk selalu memprioritaskan keselamatan penumpang.
"Salah satunya dengan selalu memperhatikan kondisi kendaraan angkutan umum apakah layak atau tidak dioperasikan," katanya. [ant]
- 22/05/2012 22:04Dana Periklanan Perbankan Naik Dua Kali Lipat
- 22/05/2012 21:52Skandal Century, KPK Kembali Agendakan Pertemuan Dengan Timwas
- 22/05/2012 21:4214 Tahun Reformasi, KONAMI Sultra Desak Nasionalisasi Aset Asing di Indonesia
- 22/05/2012 21:20Menteri Agama : Beli Tiket, Mungkin Saja FPI Mau Menyaksikan Sendiri Konser Lady..
- 22/05/2012 20:53Agen Sukhoi : Peti Jenazah Dilas Sebelum Dikirimkan ke Halim
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






