Berita Lainnya
UNHAN Prioritaskan Penelitian Di Perbatasan Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Jakarta.seruu.com - Mahasiswa pascasarjana diharapkan langsung melakukan penelitian ke masyarakat di perbatasan. harapannya hasil temuan mereka di lapangan bisa bermanfaat dalam konteks akademik maupun sebagai masukan ke pemegang kebijakan. Selengkapnya
UNY Siap Dirikan Sekolah Laboraturium dan Binaan
Yogyakarta, Seruu.com - Universitas Negeri Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi keguruan yang telah dipercaya menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru akan mendirikan sekolah laboratorium dan sekolah binaan. Selengkapnya
Kampus Pertanyakan Penambahan Syarat Kelulusan Jurnal Ilmiah
Jakarta, Seruu.com - Pemerintah menambah syarat kelulusan mahasiswa strata satu. Bukan hanya skripsi, tetapi juga kewajiban pembuatan tulisan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah seperti yang dilakukan mahasiswa strata dua dan tiga. Namun kesiapan infrastruktur publikasi jurnal ilmiah masih dipertanyakan karena kemungkinan bisa membuat kegiatan plagiarisme karya ilmiah bertambah.
"Ketika kita bicara jurnal ilmiah nasional, mungkin semua perguruan tinggi punya . Tapi kalau kita bicara jumlah mahasiswa apa bisa mengakomodir. Membuat jurnal baru rasanya tidak terlalu sulit, tapi membuat sistem. Penyaringan, filter, yang membuat karya ilmiah orisinil mungkin butuh pekerjaan tersendiri," jelas Wakil Dekan Bidang Akademik Universitas Moestopo, Saefulloh, Jumat (10/2/2012).
Kewajiban pembuatan jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan mahasiswa s-1 mendapat pro dan kontra di kalangan mahasiswa. "Sebab, takut dari inftrastrutur pemerintahnya nggak siap, sebab kalau dihitung di Indonesia lulusan S1 banyak banget. Saya pengennya masalah kesiapan pemerintahnya," kata seorang mahasiswa Edu.
Sementara Indra setuju dengan wacana tersebut. Namun pemerintah harus siap sebelum menerapkanya. "Saya sangat setuju, ketika comparing dengan negara lain kita banyak tertinggal. Tapi persetujuan ada syaratnya. Pemerintah belum siapkan, itu butuh proses," kata Indra.
Mulai enam bulan ke depan, syarat kelulusan mahasiswa strata satu, dua ,dan tiga, bukan hanya ujian dan penulisan skripsi, thesis atau disertasi semata, tetapi harus ada publikasi jurnal ilmiah. Kewajiban ini dituangkan dalam surat edaran Dirjen Dikti, termasuk bagi mahasiswa S-1 yang sebelumnya tidak ada kewajiban tentang publikasi jurnal ilmiah.
Berdasar alasan inilah, Dirjen Dikti bersama perguruan tinggi akan membuat jurnal ilmiah online yang diharapkan bisa menampung semua jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan.
" Sebetulnya itu adalah sebagian dari rentetan panjang di mana kita harus berani mengubah bangsa kita dari bangsa yang budayanya bicara menjadi bangsa yang budayanya menulis," kata Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso.
Djoko menjelaskan, saat ini saja produktivitas karya ilmiah di Indonesia jika dibandingkan dengan Malaysia masih sepertujuhnya. "Inikah sangat memprihatinkan, padahal penduduk kita 10 kali dari penduduk malaysia," katanya. [ndis]




(1 rates)- 22/05/2012 22:04Dana Periklanan Perbankan Naik Dua Kali Lipat
- 22/05/2012 21:52Skandal Century, KPK Kembali Agendakan Pertemuan Dengan Timwas
- 22/05/2012 21:4214 Tahun Reformasi, KONAMI Sultra Desak Nasionalisasi Aset Asing di Indonesia
- 22/05/2012 21:20Menteri Agama : Beli Tiket, Mungkin Saja FPI Mau Menyaksikan Sendiri Konser Lady..
- 22/05/2012 20:53Agen Sukhoi : Peti Jenazah Dilas Sebelum Dikirimkan ke Halim
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






