Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 22:37

Berita Lainnya

Dahlan Iskan : Merpati Tidak Sehat, Utangnya Banyak, Tidak Layak Digerojok 250 Miliar
Selasa, 22 Mei 2012 - 14:20

Jakarta, Seruu.com - Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai PT Merpati Nusantara Airlines tidak sehat secara korporasi dengan indikator kerugian "Jembatan Nusantara" ini sebanyak Rp2 miliar perhari alias Rp730 setahun jika itu terjadi simultan selama 365 hari. "Utang-utangnya kan banyak. Merpati itu secara teknis sudah tidak sehat lagi," katanya, usai menghadiri Rapat Pimpinan di Kantor Pusat PANN Multifinance, di Jakarta, Selasa (22/5/2012). Selengkapnya

Garuda Siap Tambah Rute Penerbangan dan Armada
Jumat, 18 Mei 2012 - 13:17

Seruu.com - Demi mencapai target pertumbuhan jumlah penumpang sebanyak 45 juta pada 2015, PT Garuda Indonesia menjalankan strategi penambahan armada dan rute penerbangan. Target perolehan penumpang tersebut terdiri atas 35,20 juta penumpang Garuda Indonesia dan 9,8 juta penumpang Citilink, unit bisnis low cost carrier Garuda. Selengkapnya

Gagalkan Masuknya 34 Kontainer Pakaian Bekas Impor, Wamendag Puji Bea Cukai Jatim 1

Rabu, 22 Februari 2012 - 17:39 · Topik: impor-ilegal
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krishnamurti

Surabaya, Seruu.com - Keberhasilan Bea Cukai Kanwil Jatim 1 dalam mengamankan 34 kontainer yang berisikan pakaian bekas impor mendapat perhatian serius dari Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krishnamurti. Saat sidak ke Surabaya, Wamendag menyempatkan diri melihat langsung barang-barang sitaan tersebut di depo Indrajaya Surabaya, Rabu (22/2/2012).

Dalam jumpa persnya, Bayu Krishnamurthi mengatakan bahwa 34 kontainer tersebut ditangkap karena isinya tidak sesuai dengan dokumennya dengan daerah pengiriman yaitu Kendari.

Menurutnya, pakaian impor dilarang masuk ke Indonesia karena melanggar ketentuan umum larangan impor sebagaimana dimaksud Kepmen Perindag nomor 230/MPP/Kep/7/1997 tentang barang yang diatur tata niaga impornya yang diubah dengan Kepmen Perindag nomor 642/MPP/Kep/9/2002.

”Keberadaan pakaian bekas impor ini dapat mengganggu perkembangan dunia tekstil di Indonesia. Selain itu, dapat menyebarkan penyakit bagi pemakainya,”ujar mantan Wakil Menteri Pertanian ini.

Modus pengiriman pakaian bekas tersebut, lanjut Bayu Krishnamurti adalah pengirimannya melalui pelabuhan kecil di Kendari.“Mereka menganggap bahwa kalau pengiriman lewat pelabuhan kecil sulit dilacak petugas. Lalu, di pelabuhan itu, pakaian itu dikirim melalui KM Meratus ke Surabaya dengan tujuan Depo Meratus Prapat Kurung.  Petugas Bea Cukai Jatim 1 curiga, karena Kendari bukanlah produsen pakaian. Langsung dibongkar kontainernya dan ternyata didalamnya adalah pakaian impor. Rencananya akan dijual diwilayah Jawa Timur dan sekitarnya,” pungkasnya. [yud]
 

Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (2 rates)
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8