Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 22:39

Berita Lainnya

Dahlan Iskan : Merpati Tidak Sehat, Utangnya Banyak, Tidak Layak Digerojok 250 Miliar
Selasa, 22 Mei 2012 - 14:20

Jakarta, Seruu.com - Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai PT Merpati Nusantara Airlines tidak sehat secara korporasi dengan indikator kerugian "Jembatan Nusantara" ini sebanyak Rp2 miliar perhari alias Rp730 setahun jika itu terjadi simultan selama 365 hari. "Utang-utangnya kan banyak. Merpati itu secara teknis sudah tidak sehat lagi," katanya, usai menghadiri Rapat Pimpinan di Kantor Pusat PANN Multifinance, di Jakarta, Selasa (22/5/2012). Selengkapnya

Garuda Siap Tambah Rute Penerbangan dan Armada
Jumat, 18 Mei 2012 - 13:17

Seruu.com - Demi mencapai target pertumbuhan jumlah penumpang sebanyak 45 juta pada 2015, PT Garuda Indonesia menjalankan strategi penambahan armada dan rute penerbangan. Target perolehan penumpang tersebut terdiri atas 35,20 juta penumpang Garuda Indonesia dan 9,8 juta penumpang Citilink, unit bisnis low cost carrier Garuda. Selengkapnya

Ini Pernyataan Pemerintah Terkait Penolakan Ekspor CPO Oleh Amerika

Rabu, 1 Februari 2012 - 17:50
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

Jakarta, Seruu.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan akhirnya angkat bicara terkait ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah Indonesia yang dilarang masuk ke Amerika Serikat karena alasan merusak lingkungan.  Pemerintah mengaku telah menyiapkan argumen agar ekspor CPO dapat diterima kembali di Negeri Paman Sam tersebut.

"Kami akan meng-counter. Deadline-nya 27 Februari. Kami akan masukin counter argumennya," kata Gita di Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Seperti diketahui, Negeri Paman Sam itu resmi menolak produk sawit Indonesia per 28 Januari 2012. "Kami akan menyampaikan peningkatan yield di lahan kita sampai 2020 dan batas minimum kandungan CO2 emisi CPO sebesar 20% dan kita saat ini 17%. Saya raasa itu bisa digunakan untuk mematahkan argumen mereka. Tentu kita sampaikan argumen-argumen yang lain," tandasnya.

Usaha itu dilakukan, kata Gita, untuk menjaga tren level ekspor CPO ke Amerika Serikat yakni sebesar 1-1,5 juta ton. Secara keseluruhan, jumlah ekspor CPO tahun lalu sebesar 23 juta ton.  Tahun ini bisa melebihi 25 juta ton. "Ya cukup besar. Ini (penolakan AS) bisa jadi preseden yang kurang baik," ungkapnya.

Gita melanjutkan, Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan nilai ekspor sebesar 5% di tahun ini. Adapun pertumbuhan ekspor Indonesia tahun lalu sebesar 29%. "Kalau kita bisa naik 5% saja sudah bagus dari tahun lalu," tandasnya. [ms]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8