Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Selasa, 22 Mei 2012 22:45

Berita Lainnya

Dahlan Iskan : Merpati Tidak Sehat, Utangnya Banyak, Tidak Layak Digerojok 250 Miliar
Selasa, 22 Mei 2012 - 14:20

Jakarta, Seruu.com - Menteri BUMN, Dahlan Iskan, menilai PT Merpati Nusantara Airlines tidak sehat secara korporasi dengan indikator kerugian "Jembatan Nusantara" ini sebanyak Rp2 miliar perhari alias Rp730 setahun jika itu terjadi simultan selama 365 hari. "Utang-utangnya kan banyak. Merpati itu secara teknis sudah tidak sehat lagi," katanya, usai menghadiri Rapat Pimpinan di Kantor Pusat PANN Multifinance, di Jakarta, Selasa (22/5/2012). Selengkapnya

Garuda Siap Tambah Rute Penerbangan dan Armada
Jumat, 18 Mei 2012 - 13:17

Seruu.com - Demi mencapai target pertumbuhan jumlah penumpang sebanyak 45 juta pada 2015, PT Garuda Indonesia menjalankan strategi penambahan armada dan rute penerbangan. Target perolehan penumpang tersebut terdiri atas 35,20 juta penumpang Garuda Indonesia dan 9,8 juta penumpang Citilink, unit bisnis low cost carrier Garuda. Selengkapnya

Pungli Pada Pengusaha Turut Sengsarakan Nasib Buruh

Sabtu, 4 Februari 2012 - 22:59 · Topik: demo-buruh
Ilustrasi Demo Buruh Bekasi

Jakarta, Seruu.com - Permasalahan upah buruh yang rendah bukan hanya disebabkan ketidakmampuan atau ketidakmauan perusahaan untuk membayar, melainkan juga karena hal-hal di luar hubungan bipartit buruh dan pengusaha. Salah satunya adalah tingginya biaya pungutan liar (pungli) yang harus dikeluarkan perusahaan.

"Sehingga dana perusahaan yang seharusnya bisa dialokasikan perusahaan buat gaji dipakai untuk membayar suap ke lembaga-lembaga negara demi menjamin kelangsungan jalannya perusahaan," kata Direktur Institute for Development of Economic and Finance Indonesia (INDEF) Enny Sri Hartati, dalam diskusi bertajuk 'Buruh Mengeluh'" di Kafe Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

Mengutip data Transparency International Indonesia tahun 2011, Enny menuturkan sejumlah lembaga negara korup yang dalam setiap pelayanannya--baik terhadap masyarakat atau pun perusahaan--selalu melibatkan suap.

Lembaga-lembaga tersebut, antara lain Polri dengan tendensi suap 48%, Bea Cukai (41%), Imigrasi (33%), DLLAJR (33%), Pemkot (33%), Badan Pertanahan Nasional (32%), Pelindo (30%), Pengadilan (30%), Kemenkum HAM (21%), Angkasapura (21%), Pajak Daerah (17%), Depkes (15%), BPOM (14%) dan Majelis Ulama Indonesia (10%).

"Biaya yang dikeluarkan untuk menyuap sana-sini itu tentunya menghabiskan kas perusahaan. Ini juga menjelaskan kenapa iklim usaha di Indonesia ini berada pada rangking 129 pada skala internasional. Suap di birokrasi menyebabkan high cost economy di negara kita," lanjutnya.

Namun, di sisi lain, Eny juga mempersalahkan perusahaan yang tidak mau terbuka mengungkapkan praktik pungutan siluman ini. Menurutnya, banyak perusahaan nakal yang hobi mengemplang pajak demi maksimalisasi keuntungan.

"Indikasinya penerimaan negara dari pajak yang hanya 12%. Padahal lazimnya di atas 14%. Di negara-negara maju, (penerimaan dari sektor pajak) bahkan mencapai lebih dari 30%," katanya.

Kondisi inilah, kata Eny, yang mengakibatkan buruh, khususnya dari sektor industri, terus terpinggirkan. "Karena memang pertumbuhan ekonomi kita itu terutama ditopang dari sektor jasa dan tambang. Wajar jika upah riil mereka pun naik. Sedangkan, di sektor industri, upah rill mengalami penurunan dari Rp277 ribu tahun 2010 menjadi Rp253 ribu tahun 2011," katanya. [ms]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8