Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Rabu, 23 Mei 2012 09:51

Berita Lainnya

Wisatawan Tewas Terseret Arus Di Bali
Minggu, 24 Oktober 2010 - 13:16

Bali, Seruu.com - Pierre Wilson, 30 wisatawan asal Haiti. Yang sebelumnya dikabarkan hilang sabtu (23/10) kemarin, akhirnya ditemukan tewas di pantai Peti Tengat, Kuta Utara, Badug, Bali. Salah seorang kerabat korban menceritakan sebelum tewas Pierre Wilson sempat berenang dipantai yang sama, namun tiba-tiba korban terseret arus dan kemudian hilang ditelan laut.Korban ditemukan pada pukul 08.30 WITA pagi tadi, oleh tim Patroli Balawisata. Tim Balawisata sempat melakaukan pencarian selama setengah hari, menurut Made Widana staff operasional BASARNAS korban ditemukan 30 kilometer dari lokasi tenggelam. Selengkapnya

Home » Utama »

Naikan BBM, SBY Janji Gulirkan BLT Jilid II

Rabu, 22 Februari 2012 - 18:56 · Topik: pembatasan-subsidi-bbm
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta, Seruu.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan mau tidak mau harga BBM bersubsidi  mesti disesuaikan dengan kenaikan yang tepat, kenaikan tertentu. Namun Presiden mengingatkan dampak kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap rakyat miskin menjadi perhatian utama pemerintah. Oleh karena itu sebagai kompensasinya bagi rakyat miskin pemerintah kembali akan memberikan bantuan langsung ke masyarakat atau sejenis bantuan langsung tunai (BLT) yang pernah diberikan pemerintah ke rakyat miskin.

"Lantas masyarakat yang terdampak pada kenaikan BBM itu serta inflasi yang lain utamanya masyarakat yang miskin mesti kita berikan bantuan langsung sementara masyarakat," kata SBY di kantor Presiden Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Presiden mengatakan jenis bantuan yang dimaksud masih dipikirkan pemerintah konsepnya seperti apa. "Bantuannya bisa kita pikirkan yang dulu pernah kita lakukan atau kita modifikasi atau tambahan-tambahan baru yang itu memang tepat. Dengan persiapan yang baik, dengan perencanaan dibahas bersama DPR dan akan masuk dalam APBN-Perubahan harapan kita semua ini merupakan solusi untuk penyelamatan dan penganaman ekonomi kita, penyelamatan dan pengamanan APBN-Perubahan kita," kata dia.

Menurut Presiden, biarkan kantong pemerintah yang kempes jangan rakyat, utamanya rakyat yang miskin.
"Jangan. Maksud saya kalau kita harus menghadapi kenaikan BBM ini dan akibatnya kita harus memberikan bantuan kepada masyarakat kita utamanya masyarakat miskin ini, maka sumber anggarannya harus kita pastikan dari sumber yang tepat dan dalam konteks ini mau tidak mau spending atau anggaran dari kementrian lembaga yaitu negara atau pemerintah harus kita kurangi," kata SBY.

Dalam kebijakan menaikan BBM pada periode pertama pemerintahannya, SBY-JK menggelontorkan program Bantuan Langsung Tunai yang banyak menuai kritik dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat. Program tersebut memberikan kompensasi uang 100 ribu rupiah kepada masyarakat miskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. [ms]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8