Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Rabu, 23 Mei 2012 09:53

Berita Lainnya

Wisatawan Tewas Terseret Arus Di Bali
Minggu, 24 Oktober 2010 - 13:16

Bali, Seruu.com - Pierre Wilson, 30 wisatawan asal Haiti. Yang sebelumnya dikabarkan hilang sabtu (23/10) kemarin, akhirnya ditemukan tewas di pantai Peti Tengat, Kuta Utara, Badug, Bali. Salah seorang kerabat korban menceritakan sebelum tewas Pierre Wilson sempat berenang dipantai yang sama, namun tiba-tiba korban terseret arus dan kemudian hilang ditelan laut.Korban ditemukan pada pukul 08.30 WITA pagi tadi, oleh tim Patroli Balawisata. Tim Balawisata sempat melakaukan pencarian selama setengah hari, menurut Made Widana staff operasional BASARNAS korban ditemukan 30 kilometer dari lokasi tenggelam. Selengkapnya

Home » Utama »

Penembakan di Areal Freeport Diduga Dilakukan Sempalan OPM

Kamis, 16 Februari 2012 - 09:06 · Topik: penembakan-freeport
Ilustrasi (Istimewa)

Timika Seruu.com - Berbagai penembakan di area Freeport selama ini diduga kuat dilakukan oleh sempalan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Erfi Triassunu mengatakan hingga saat ini pengikut bekas Panglima TPN OPM, mendiang Kelly Kwalik masih ada dan diduga kuat mereka mendalangi berbagai aksi penembakan di areal Freeport.

Kelly Kwalik tertembak mati dalam  penyergapan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri di sebuah rumah di kawasan Gorong-gorong Timika pada 16 Desember 2009.

"Pasti ada hubungannya. Sempalan-sempalannya kan pasti ada," kata Erfi Triassunu. Dia mengaku pernah bertemu secara langsung dengan Kelly Kwalik beberapa tahun lalu saat bertugas selama tiga bulan di Timika.

Berbagai aksi teror penembakan yang dilakukan oleh kelompok pengikut Kelly Kwalik tersebut diduga dilatari oleh perasaan dendam lantaran mereka tidak diperhatikan. "Intinya soal kesejahteraan dan keadilan," tutur Erfi.

Terkait semakin kerapnya aksi penembakan oleh gerombolan bersenjata tak dikenal di areal Freeport akhir-akhir ini, menurut Pangdam Cenderawasih, Kapolda Papua Irjen Pol Drs Bigman Lumban Tobing secara resmi telah meminta bantuan dan dukungan pengamanan dari jajaran Kodam XVII Cenderawasih.

Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih akan memberikan dukungan maksimal dalam hal pengamanan PT Freeport sebagai salah satu Obyek Vital Nasional (Obvitnas).

Sesuai ketentuan UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, katanya, para prajurit TNI juga diberikan kewenangan untuk melakukan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu dalam rangka mengatasi kelompok separatis.

Dari data PT Freeport Indonesia, terhitung sejak Juli 2009 hingga Februari 2012, tercatat sudah 15 orang meninggal dan 54 orang lainnya terluka akibat aksi penembakan oleh kelompok bersenjata tak dikenal.

Para korban meninggal berprofesi sebagai karyawan Freeport, karyawan perusahaan kontraktor, pendulang tradisional, petugas security Freeport dan aparat keamanan dari pihak kepolisian.[ant]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8