Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Rabu, 23 Mei 2012 09:56

Berita Lainnya

Wisatawan Tewas Terseret Arus Di Bali
Minggu, 24 Oktober 2010 - 13:16

Bali, Seruu.com - Pierre Wilson, 30 wisatawan asal Haiti. Yang sebelumnya dikabarkan hilang sabtu (23/10) kemarin, akhirnya ditemukan tewas di pantai Peti Tengat, Kuta Utara, Badug, Bali. Salah seorang kerabat korban menceritakan sebelum tewas Pierre Wilson sempat berenang dipantai yang sama, namun tiba-tiba korban terseret arus dan kemudian hilang ditelan laut.Korban ditemukan pada pukul 08.30 WITA pagi tadi, oleh tim Patroli Balawisata. Tim Balawisata sempat melakaukan pencarian selama setengah hari, menurut Made Widana staff operasional BASARNAS korban ditemukan 30 kilometer dari lokasi tenggelam. Selengkapnya

Home » Utama »

Presiden: Saya Sudah Tandatangani Perpres BBM

Selasa, 14 Februari 2012 - 06:02 · Topik: perpres-bbm

Jakarta, Seruu.Com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) No 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu.

"Perpres sudah saya tandatangani," ujar Presiden dalam silaturahmi dengan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin malam (13/2).

Perpres tersebut merupakan pengganti dari Perpres No. 55 tahun 2005 yang sudah diubah dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2006. Dalam Perpres No. 15 Tahun 2012, pemerintah menetapkan harga jual eceran Jenis BBM tertentu di titik serah untuk setiap liter.

Untuk minyak tanah ditetapkan sebesar Rp2.500, untuk bensin sebesar Rp4.500, dan minyak solar Rp4.500. Harga-harga tersebut sudah termasuk PPN, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2012 itu juga disebutkan bahwa penggunaan Jenis BBM Tertentu secara bertahap dilakukan pembatasan.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan pembatasan tersebut akan diatur lebih lanjut oleh menteri ESDM karena dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2012 belum diatur jadwal pembatasan tersebut.

Sedangkan mengenai kenaikan BBM bersubsidi jenis premium, Hatta menyatakan opsi tersebut masih terbuka.

Presiden Yudhoyono juga menyatakan pemerintah masih berpikir secara matang tentang penyesuaian harga guna mengambil kebijakan yang paling tepat.

"Pada saatnya apakah akan menaikkan atau tidak, saya bertanggung jawab. Sekarang yang berlangsung upaya percepatan konversi BBM ke BBG," demikian Presiden. [ant]

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8