Berita Lainnya
Skandal Century, KPK Kembali Agendakan Pertemuan Dengan Timwas
Jakarta, Seruu.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengatakan bahwa pihaknya akan kembali menggelar pertemuan dengan tim pengawas (Timwas) skandal Century. Selengkapnya
Kasus Hambalang, KPK Pastikan Periksa Menteri Andi Kamis Besok
Jakarta, Seruu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memeriksa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng terkait kasus proyek pembangunan Sport Center, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Selengkapnya
Ternyata Nunun Ditangkap Beberapa Jam Pasca Aksi Bakar Diri Sondang Hutagalung
Jakarta, Seruu.com - Sekretaris Jenderal Asosiasi Advokat Indonesia Johnson Panjaitan mencurigai ada skenario pengalihan isu dalam penangkapan Nunun Nurbaeti. Menurutnya hal tersebut patut dicurigai merupakan bentuk penutupan sejumlah isu panas yang menampar pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono salah satunya yaitu aksi bakar diri Sondang Hutagalung.
"Setiap ada kasus yang melibatkan penguasa ramai, dimunculkan kasus baru. Saya curiga, Nunun sengaja disimpan untuk dimunculkan pada saat yang tepat," papar Johnson, Minggu (11/12/2011).
Sejumlah fakta memang cukup mendukung hal tersebut, salah satunya adalah pengakuan Busyro Muqoddas Sabtu malam bahwa Nunun Nurbeti ditangkap sejak hari Rabu (07/12/2011) malam di Bangkok atau beberapa jam saja usai aksi bakar diri Sondang Hutagalung di depan Istana Negara mengingat waktu Bangkok dan Jakarta adalah sama (GMT+7).
Sementara Nunun dibawa pulang ke Indonesia hari Sabtu, setelah identitas Sondang Hutagalung terkuak di media pada hari Jumat (09/12/2011).
"Bisa dipastikan itu terjadi karena ketakutan-ketakutan rezim bahwa aksi bakar diri terlebih jika itu dilakukan oleh seorang mahasiswa akan memicu reaksi yang tidak terukur dari rakyat dan kebencian terhadap pemerintah yang semakin memuncak, mereka takut makanya ada upaya pengalihan isu," ujar Mustar Bona Ventura, aktivis Bendera yang kami mintai komentarnya terpisah terkait hal tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa selain pengalihan isu, upaya penyesatan isu juga dilakukan oleh rezim dengan sejumlah spekulasi umur korban yang simpang siur mulai dari jenis kelamin yang wanita, kemudian taksiran umur 40 tahun hingga akhirnya dinyatakan berkisar 30 tahun oleh kepolisian. "Liat saja perkara umur saja mulai dari hari Rabu baru bisa diketahui hari Jumat, itupun setelah keluarga menyatakan identitas Sondang. Ini bentuk ketakutan yang sangat tidak beralasan, ini pembodohan kepada rakyat," tukasnya.
Sementara, jurnalis senior Kompas Budiarto Shambazy Sabtu (10/12/2011) menyatakan bahwa dirinya lebih melihat hal tersebut hanya permainan. Sebab, ada banyak kasus yang tengah panas di Indonesia. "Ini ketoprak baru, sekarang sedang banyak isu panas, jadi penangkapan Nunun jadi antiklimaks. Masyarakat pun sudah tahu, nanti bisa ditebak bisa ke mana arahnya. Saya gak akan kaget, yang masuk bui cukup jadi korban," ujarnya dalam dialog di televisi nasional Sabtu saat kabar Nunun pulang ke tanah air merebak. [mus]




(4 rates)- 15/05/2012 18:10KPK Pastikan Ajukan Banding Terkait Vonis Nunun Nurbaeti
- 14/05/2012 14:32Suami Pastikan Nunun Nurbaeti Tidak Ajukan Banding
- 11/05/2012 11:37KPK Belum Tentukan Sikap Terkait Vonis Nunun Nurbaeti
- 09/05/2012 17:57KPK Bantah Nunun Shock Usai Sidang Vonis
- 09/05/2012 17:43KPK Pelajari Vonis Hakim Tipikor Terhadap Nunun
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






