Berita Lainnya
Upacara Serah Terima Jenazah Korban Sukhoi Telah Dilaksanakan di Halim
Jakarta, Seruu.com - Pemerintah menyerahkan 45 jenazah korban kecelakaan pesawat komersial Sukhoi Superjet-100 kepada keluarga dalam sebuah upacara di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (23/5/2012) pagi. Selengkapnya
Halim Perdana Kusuma Mulai Dipenuhi Keluarga Korban Shukoi
Jakarta, Seruu.com - Keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100 mulai datang ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (23/5/2012), untuk mengikuti upacara serah terima jenazah. Selengkapnya
Mendagri Kembali Ancam FPI
Jakarta, Seruu.Com - Organisasi Kemasyarakatan Front Pembela Islam terancam dibekukan jika melakukan tindakan kekerasan, kata Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, Selasa (21/2).
"Kalau FPI masih juga melakukan tindakan kekerasan kita masih akan memakai Undang-Undang No.8 Tahun 1985 yaitu pembekuan, kecuali kalau undang-undang berubah," kata Gamawan.
Mendagri mengemukakan hal itu usai acara "Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah" di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Ancaman pembekuan tersebut, lanjut Gamawan, karena FPI sudah ditegur dua kali oleh Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri merujuk Undang-Undang No.8 Tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan
Menurut Gamawan, hal yang tengah dilakukanadalah memperbaiki Undang-Undang No.8 Tahun 1985 dengan menyederhanakan mekanisme pembubaran Ormas yang terbukti melanggar hukum.
"Sanksi harus lebih tegas, konkrit, tidak berbelit-belit, tidak panjang lebar seperti yang diatur oleh UU No.8 Tahun 1985," katanya.
Dalam UU Nomor 8 tahun 1985, sebuah ormas dapat dibubarkan kalau sudah ada keputusan hukum tetap dari lembaga peradilan dengan proses yang panjang. [ant]
- 23/02/2012 22:21Menghadap Menkopolhukam, 13 Pimpinan Ormas Besar Minta Ormas Islam Anarkis Dibub..
- 22/02/2012 20:12Pemprov Kalteng Resmi Tolak FPI
- 20/02/2012 15:34Pertanyakan Peristiwa Kalteng, FPI Geruduk Kejagung
- 20/02/2012 11:31Munarman : Demokrat Lebih Pantas Dibubarkan Dibanding FPI
- 19/02/2012 17:58Din Syamsuddin : Ormas Jangan Terjerumus Perilaku Kekerasan
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






