Berita Lainnya
Mengugah Negeri dengan Semangat kebangsaan
Seruu.com - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat di kepulauan Nusantara, yang ditandai dengan kelahiran organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Bertepatan dengan hari nasional tersebut Tanggal 20 Mei 1908, menurut sejarah perjalanan bangsa Indonesia, berdiri satu organisasi yang bernama Budi Utomo (Boedi Oetomo), yang dikemudian hari dikenang sebagai hari kebangkitan nasional. Selengkapnya
Kebijakan Dikti, Kebijakan Pendidikan Yang Prematur
Seruu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad menegaskan, kementeriannya tetap akan memberlakukan kebijakan yang mewajibkan publikasi karya tulis ilmiah dalam jurnal sebagai syarat kelulusan bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3. Kebijakan itu telah dituangkan dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tanggal 27 Januari 2012 (Nomor 152/E/T/2012).
Langkah maju menggenjot budaya penelitian kampus di Indonesia patut ditanggapi secara positif. Diwajibkannya mahasiswa mempublikasikan makalah dalam jurnal ilmiah akan berdampak baik bagi produktivitas mahasiswa dalam membaca, menulis, dan melakukan penelitian.
Berbagai pro kontra mulai mencuat. Khususnya pada tingkatan mahasiswa yang dianggap sesuatu yang baru pertama kali untuk diterapkan. Kebijakan sektor pendidikan ini terkesan dipaksakan tanpa melihat kondisi perguruan tinggi di Indonesia baik negeri maupun perguruan tinggi swasta. Sebagaimana diketahui pada faktannya perkembangan dan pertumbuhan mutu perguruan tinggi negeri dan Perguruan tinggi swasta belum merata secara nasioanl.
Seharusnya pemerintah dalam menerbitkan kebijakan benar benar memperhatikan kondisi-kondisi semua perguruan yang ada di Indonesia. Untuk memuat tulisan-tulisan ilmiah para mahasiswa pada jurnal ilmiah dibutuhkan infrastruktur yang masalahnya tidak sedikit.
Tidak saja pada dana perguruan tinggi , namun lebih dari itu, tenaga yang akan membimbing pun harus memiliki standart sebagai penilai akhir apakah karya ilmiah seorang mahasiswa dapat dinilai layak untuk diterbitkan. Pada faktannya juga dosen perguran tinggi negeri maupun swasta banyak yang juga belum melakukan publikasi tulisan ilmiah pada jurnal jurnal ilmiah.
Sebagaiamana dalam surat edearan itu yang mengatakan untuk mengejar ketertinggalan jumlah karya tulis ilmiah dibandingkan Malaysia sekitar sepertujuh, maka menjadi aneh dalam kebijakan itu hanya sekedar mengejar angka kuantitatif dengan tulisan negara lain. Seyogya nya kebijakan itu dilakukan dengan perencanaan menghasilkan out put yang sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
Munculnya kebijakan yang terkesan terburu-buru dan dipaksakan ini hampir dapat dipredikasi bermunculan tulisan-tulisaan ilmiah yang palgiat dan memunculkan jurnal asal jadi dan tidak berkualitas. Hal ini dikarenakan orientasinya mengejar persyaratan kelulusan. Di luar itu akan banyak bermuculan jasa pembuatan tulisan ilmiah sebagiamana saat ini banyak jasa pembuatan skripsi.
Oleh Karena itu, GMNI Pekanbaru menghibau agar Direktorat Pendidikan Tinggi dan DPR tidak tergesa-gesa menerapkan hal ini. Rendahnya hasil karya ilmiah mahasiswa di kampus tidak dapat dilepaskan dari rendahnya budaya meneliti para dosen. Mahasiswa perlu bimbingan bagaimana cara meneliti dan menulis yang baik agar mereka bisa menjadi peneliti andal. [Aripianto/Wakil Bidang Litbang dan Infokom Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Pekanbaru Dan Sekaligus Pengurus BEM FKIP Universitas Riau Bidang Kajian Starategis Kebijakkan Kampus]
- 23/05/2012 10:40KPK Kembali Periksa Nazaruddin Untuk Kasus Angelina Sondakh
- 23/05/2012 10:37Upacara Serah Terima Jenazah Korban Sukhoi Telah Dilaksanakan di Halim
- 23/05/2012 10:32Wah, Seorang Pria Bunuh Diri Dengan Lompat di Air Terjun Niagara
- 23/05/2012 10:25IHSG Dibuka Turun 19,48 Poin
- 23/05/2012 09:56Halim Perdana Kusuma Mulai Dipenuhi Keluarga Korban Shukoi
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






