Berita Lainnya
Ray Rangkuti : Capres Pelanggar HAM Masuk Kategori Politisi Busuk!
Jakarta, Seruu.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan istilah politisi busuk mulai mengapung kepermukaan semenjak Pemilu tahun 2004 yang ditujukan kepada para calon anggota DPR dan DPRD. Menurutnya, indikasi yang dijadikan seseorang itu politisi busuk setidaknya ada empat hal. Selengkapnya
Wiranto Umumkan Siap Jadi Capres dari Hanura 2014
Jakarta, Seruu.com - Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menyatakan bahwa dirinya akan siap maju menjadi Calon Presiden dari partainya pada Pemilu 2014 nanti. Selengkapnya
Antisipasi Turunnya SBY, Mahasiswa Gelar Pertemuan Indonesia Pasca SBY di Bandung
Jakarta, Seruu.com - Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus mulai hari ini, Senin (20/2/2012) menggelar pertemuan bersama membahas berbagai kemungkinan bila Susilo Bambang Yudhoyono turun dari tampuk kekuasaan.
Meski mengaku tidak membicarakan kapan SBY akan turun, mahasiswa menyatakan bahwa krisis kepemimpinan yang tampak pada tidak terselesaikannya sejumlah persoalan bangsa menyebabkan semua pihak merasa prihatin, tak terkecuali mahasiswa. Dan hal tersebut turut melatarbelangi pertemuan mahasiswa se-Indonesia ini di Universitas Islam Bandung (Unisba) pada Senin (20/2).
Presiden mahasiswa Unisba Bayu Apka Putra mengatakan, pertemuan bertema "Menata Indonesia Pasca SBY; Merumuskan Strategi Kepemimpinan Nasional" itu akan dihadiri ratusan mahasiswa dan 89 orang presiden mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Situasi demokrasi yang memprihatinkan, dengan banyaknya persaingan-persaingan politik yang tidak sehat, dan dipertontonkan para elit telah membuat masyarakat menjadi tidak cerdas dalam menghadapi permasalahan politik,” sebut Bayu dalam rilisnya, Senin (20/2). "Misalnya soal kisruh Pilkada dan kekerasan antar umat beragama," lanjutnya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga menyorototi masalah penegakan hukum. Dikatakannya jika saat ini penegakan hukum masih serampangan karena banyak tindak pidana korupsi yang tak terselesaikan dengan baik. "Kami menilai keadilan dalam penegakan hukum di indonesia masih tebang pilih.”
Lebih lanjut, Bayu mengatakan pertemuan mahasiswa ini tidak sebatas seremonial belaka. Setelah pertemuan ini, akan direkomendasikan peningkatan pembangunan dan pemerataan ekonomi. "Kekayaan alam harus diarahkan bagi kesejahteraan rakyat dan peningkatan daya tahan ekonomi rakyat melalui kegiatan wirausaha yang kuat," ungkapnya.
Setidaknya rekomendasi pertemuan tersebut bisa dipertimbangkan menjadi visi kepemimpinan nasional. Dipastikannya juga bahwa kegiatan ini tidak ditunggangi oleh partai politik manapun. Terlebih, anggaran dana dalam kegiatan ini sangat minim.
"Anggarannya sekitar Rp 80 juta. Dana itu kami dapatkan dari rektorat, dana kemahasiswaan dan donasi tidak mengikat," pungkasnya. [ms]




(1 rates)- 18/05/2012 13:57Jatuhkan Presiden Tidak Bisa Hanya Dengan Alasan Politik Tetapi Juga Hukum
- 14/05/2012 21:59Muzani : Koalisi Pemerintahan SBY-Boediono Tidak Punya Orientasi Apapun
- 09/05/2012 12:20Sepanjang Kabinet SBY 1 Menteri Mundur, 2 Sakit Keras dan 2 Meninggal Dunia
- 05/05/2012 11:58AP Batubara : Jangan-Jangan SBY Tidak Bayar Pajak!
- 24/04/2012 21:00Din Syamsuddin : Kemiskinan Pangkal Konflik Sosial di Negeri Ini
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






