Berita Lainnya
Ray Rangkuti : Capres Pelanggar HAM Masuk Kategori Politisi Busuk!
Jakarta, Seruu.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan istilah politisi busuk mulai mengapung kepermukaan semenjak Pemilu tahun 2004 yang ditujukan kepada para calon anggota DPR dan DPRD. Menurutnya, indikasi yang dijadikan seseorang itu politisi busuk setidaknya ada empat hal. Selengkapnya
Wiranto Umumkan Siap Jadi Capres dari Hanura 2014
Jakarta, Seruu.com - Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menyatakan bahwa dirinya akan siap maju menjadi Calon Presiden dari partainya pada Pemilu 2014 nanti. Selengkapnya
HAMmurabi : Pemerintah Bohong, Biaya Perawatan Sondang Ternyata Dari Keluarga Bukan Negara!
Jakarta, Seruu.com - Himpunan Aksi dan Studi Marhaen Muda untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia (HAMmurabi) menyatakan dengan tegas bahwa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono telah melontarkan kebohongan dengan mengatakan bahwa biaya perawatan dan pemakaman Sondang Hutagalung, aktivis mahasiswa yang melakukan aksi bakar diri di Istana ditanggung oleh negara.
Dalam pernyataan pers hasil investigasi dan penelusuran Hammurabi atas peristiwa yang membuat Sondang Ketua Umum Hammurabi meninggal dunia tersebut justru ditemukan fakta bahwa seluruh biaya untuk Sondang murni dikeluarkan oleh pihak keluarga.
"Catatan yang kami temukan adalah fakta bahwa presiden SBY pada tgl 8 Desember 2011 mengatakan secara tegas bahwa korban bakar diri harus segara diselamatkan dan dan mengatakan bahwa biaya perawatan seluruhnya ditanggung oleh negara. Namun hal itu terbukti hanya isapan jempol belaka ,ini bisa dilihat ketika pihak keluarga mengeluarkan biaya sebesar 8.700.000, biaya tersebut berupa perawatan jenazah, sewa ambulance,pemakaman dll," ungkap Astrid juru bicara Hammurabi di kantor KontraS Jakarta, Kamis (22/12/2011).
Ia juga mengecam keras pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam yang terkesan menyudutkan dan mendiskreditkan almarhum Sondang dengan menyebutkan bahwa Sondang bukan pejuang dan kematiannya sia-sia. "Saudara Dipo Alam telah menyimpulkan secara sepihak penyebab kematian Sondang dan memandangnya dengan penafsiran sempit yang sangat merugikan dan mengecilkan apa yang telah dilakukan dan diperjuangkan Sondang selama ini," tandas Astrid.
Menurut Astrid sikap tersebut dan pernyataan SBY yang ternyata hanya isapan jempol belaka menujukan satu hal bahwa Pemerintahan SBY jelas tidak mengambil pesan positif dan menangkap maksud dalam aksi bakar diri Sondang. Yang berarti perubahan yang diharapkan banyak pihak terjadi pasca adanya aksi bakar diri seorang mahasiswa ibarat jauh panggang dari api. "Bagi kami jelas pemerintah tidak menunjukan itikad baik dalam menerima pesan bakar diri Sondang khususnya terkait HAM &penegakan hukum yg menjadi keresahan pencari keadilan di Indonesia," pungkas Astrid. [simon salakory]




(4 rates)- 20/01/2012 21:43Peringatan 40 Hari Meninggalnya Sondang, KONAMI Serukan SBY-Boediono Untuk Turun..
- 20/01/2012 21:11Mahasiswa Bacakan Pesan Sondang Dalam Aksi Seribu Lilin di TIM
- 20/01/2012 19:5440 Hari Meninggalnya Sondang, Ratusan Mahasiwa Gelar Aksi 1000 Lilin di TIM
- 20/01/2012 14:59HAMmurabi: Kami Punya Bukti, Negara Tidak Keluarkan Biaya Pasca Meninggal Hingga..
- 19/01/2012 14:20Kemenkes : Negara Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Sondang Hutagalung
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8






