Seruu Radio   Index Berita   Suara Pembaca   Foto   Video   Mobile   Games   Bursa   GaulSeruu Hari ini: Rabu, 23 Mei 2012 11:23

Berita Lainnya

Ray Rangkuti : Capres Pelanggar HAM Masuk Kategori Politisi Busuk!
Selasa, 22 Mei 2012 - 22:56

Jakarta, Seruu.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan istilah politisi busuk mulai mengapung kepermukaan semenjak Pemilu tahun 2004 yang ditujukan kepada para calon anggota DPR dan DPRD. Menurutnya, indikasi yang dijadikan seseorang itu politisi busuk setidaknya ada empat hal. Selengkapnya

Wiranto Umumkan Siap Jadi Capres dari Hanura 2014
Selasa, 22 Mei 2012 - 16:46

Jakarta, Seruu.com - Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menyatakan bahwa dirinya akan siap maju menjadi Calon Presiden dari partainya pada Pemilu 2014 nanti. Selengkapnya

Pengamat : Angie Jadi Bola Liar Demokrat

Kamis, 23 Februari 2012 - 22:13 · Topik: angelina-sondakh
Pengamat Charta Politika, Yunarto Wijaya

Jakarta, Seruu.com - Pengamat Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan, tersangka kasus Wisma Atlet Angelina Sondakh (Angie), menjadi bola liar bagi Partai Demokrat. "Angie itu bola liar bagi Demokrat, ia bisa mengkaitkan nama-nama lain di Demokrat, dan menjadi bola liar partai manapun," katanya di Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Menurut dia, saat ini masalah Angie tidak lagi hanya menjadi masalah hukum namun juga telah menyangkut politik Partai Demokrat. Keberadaan Angie di partai maupun DPR tentu akan menjadi beban keduanya.

Untuk itu, mengulur-ulur pemecatan Angie oleh DPP Partai Demokrat bukan tindakan yang tepat. "Demokrat harus konsisten dengan aturan yang telah dibuatnya, menjadi tersangka harus dipecat, dan ini seharusnya dilakukan dengan cepat," katanya.

Menurut dia, dengan mengulur-ulur pemecatan, masyarakat akan semakin bertanya-tanya ada apa di balik Wisma Atlet dan Demokrat. Hal itu akan membuat antipati terhadap partai.

Ia menambahkan, Partai Demokrat juga sebaiknya secara cepat mengganti Angie di DPR. "Karena jelas ini juga mengganggu kinerja di DPR," katanya. Apalagi menurut dia, ini juga akan mempertaruhkan nama lembaga tinggi negara tersebut.  "DPR juga akan kena getahnya," katanya.

Pengamat Politik The Habibie Center Indria Samego mengatakan, kasus itu tidak hanya memengaruhi citra Partai Demokrat, namun juga pandangan masyarakat terhadap pengadilan dan pemerintah.  "Apakah kemudian, pengadilan mampu menegakkan kebenaran, berani meski berhadapan dengan partai penguasa, dan apakah pemerintah juga berani untuk membasmi korupsi," katanya.

Menurut dia, kasus ini akan menjadi pertaruhan tidak hanya bagi Partai Demokrat, namun juga bagi lembaga penegak hukum dan pemerintah. [ms]
 

Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulSeruu
Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini

Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter

Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
      
Redaksi: redaksi@seruu.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · raemond@mustangcorps.com · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · dina@mustangcorps.com · Blackberry: 2532A7C8